Minggu, 07 Februari 2010

10 Kekuatan Dahsyat Manusia


10 Kekuatan Dahsyat Manusia

 "He who stops being better stops being good. - Siapa yang tidak menjadi lebih baik berarti ia berhenti menjadi baik."
Oliver Cromwell, Politikus Inggris (1599-1658)
 
Tak cukup hanya menjadi baik, karena kita harus berusaha untuk selalu lebih baik dari sebelumnya. Terus belajar dan segera menjalankan langkah-langkah perbaikan adalah cara untuk selalu lebih baik. Belajar tak harus selalu dari bangku sekolah elit atau buku-buku mahal, melainkan belajar dari kehidupan sehari-hari, pengalaman diri sendiri maupun orang lain, dan lain sebagainya.

Saya senang belajar dari buku, entah buku kuno ataupun terbitan baru, karena dari sanalah saya memetik banyak pelajaran hidup berharga. Salah satu falsafah hidup yang memperluas wawasan hidup saya adalah catatan surat-surat, konon ditulis oleh Zhuge Liang (181-234) untuk anaknya. Zhuge Liang adalah seorang pakar perang dan kemiliteran ternama pada masa San Guo (Sam Kok) di jaman Tiongkok Purba.
Zhuge Liang alias Kong Ming gemar membaca, dan menguasai bermacam ilmu pengetahuan diantaranya ilmu geologi, sejarah, sampai strategi perang. Di usia 27 tahun ia diangkat Raja Shu (Liu Bei) sebagai penasihat kerajaan. Selama menjadi penasihat, Zhuge Liang pernah menulis sebuah surat kepada anaknya. Isi surat yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak lekang oleh waktu dan perubahan, di antaranya berisi tentang 10 kekuatan manusia, yaitu;

Kekuatan Keheningan
Keheningan membantu kita menenangkan diri untuk menjernihkan pikiran. Ia menjelaskan bahwa suasana hening membantu kita melakukan introspeksi diri, mengevaluasi segala tindakan, dan menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri. Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam belajar adalah keheningan, sebab dalam keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya visi dan misi hidup kita.
Kekuatan Hidup Hemat
Zhuge Liang memberikan petunjuk bahwa hidup bersahaja akan menyelamatkan diri kita agar tidak diperbudak oleh materi. Hidup sederhana menurut sang penasehat ini membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih bermoral. Jangan terseret dalam pola hidup boros, sebab pola hidup boros suatu saat dapat mengubur kita kedalam tumpukan hutang dan puing-puing kehancuran.

Kekuatan Membuat Perencanaan
Dalam surat-surat itu Zhuge Liang menegaskan tentang pentingnya merencanakan hidup. Fail to plan means plan to fail - Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal. Dengan melakukan perencanaan yang baik, maka kita akan dapat menempatkan prioritas dengan baik pula. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang baik akan selalu membuat kita gagal menyelesaikan apapun yang kita kerjakan.

Kekuatan Belajar

Zhuge Liang dalam suratnya menyebutkan bahwa keheningan memaksimalkan pencapaian hasil dari tujuan belajar. Ia meyakini bahwa kemampuan manusia bukan berasal dari pembawaan sejak lahir, melainkan merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan dengan konsisten. Oleh sebab itu ia menyarankan agar kita tak pernah berhenti belajar sampai kapanpun. Sementara dalam proses pembelajaran, kerendahan hati akan sangat membantu kita menyerap dengan mudah ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.
Kekuatan Nilai Tambah
Nasihatnya ini menekankan kita agar lebih banyak memberi, karena hal itu akan membuat kita lebih banyak menerima. Oleh sebab itu kita harus berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik untuk orang lain, diantaranya kepada keluarga, kerabat, teman, konsumen, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Bila kita mampu memberikan sesuatu yang ekstra atau nilai tambah terhadap apa yang dibutuhkan orang lain, tentu saja mereka akan senang, merasa tersanjung dan terpesona. Tak heran jika selanjutnya mereka ingin selalu menjalin hubungan yang menguntungkan bagi Anda.
Kekuatan Kecepatan
Beliau menesehat anaknya agar tidak menunda-nunda pekerjaan karena penundaan artinya menghambat usaha kita mencapai visi dan misi secepat mungkin. Ia menandaskan agar kita menjalankan segala sesuatu dengan efektif dan efisien waktu. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu. Jika perlu, satu hal dilakukan bersama-sama dengan tim agar lebih cepat terselesaikan, "Alone we can do so little; together we can do so much. - Sendiri kita menyelesaikan sedikit pekerjaan; bersama kita kerjakan sangat banyak pekerjaan," kata Hellen Keller.
Kekuatan Karakter
Zhuge Liang menasihati anaknya agar membiasakan diri tidak bersikap tergesa-gesa, sebab segala sesuatu memerlukan proses. Kehati-hatian dalam bersikap dapat membentuk sebuah karakter yang utuh. Dalam pepatah bangsa Tionghoa dikatakan, "Diperlukan waktu hanya sepuluh tahun untuk menanam dan memelihara sebatang pohon, tapi memerlukan waktu paling sedikit 100 tahun untuk membentuk sebuah watak yang utuh."
Kekuatan Waktu
Dalam suratnya Zhuge Liang menginginkan anaknya menghargai waktu. Sebab waktu berlalu sangat cepat, tak jarang ikut mengikis semangat dan cita-cita kita. Oleh sebab itu manajemen waktu dengan baik, jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat.
Kekuatan Imajinasi
Zhuge Liang memberikan nasehat supaya kita berpikir jauh ke depan, agar kita tidak tertinggal oleh jaman yang terus berkembang. Imajinasi tentang masa depan dikatakannya lebih kuat dari pengetahuan. Hal ini juga pernah diucapkan oleh Albert Einstein, "Imagination is everything. It is the preview of life's coming attractions. - Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik realitas yang akan datang."
Kekuatan Kesederhanaan
Sang penasehat ini mencontohkan kekuatan kesederhanaan dalam setiap surat-suratnya yang singkat dan mudah dimengerti tetapi sarat tuntunan hidup positif. Tidak ada teori atau tuntunan hidup yang muluk-muluk, melainkan kebijaksanaan hidup yang sederhana. Begitupun jika kita ingin menghasilkan prestasi hidup yang luar biasa, tak perlu menggunakan teori yang rumit. Sekalipun tindakan atau langkah-langkah yang kita lakukan sederhana tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka kita akan mudah meraih visi dan misi.
"Success is the sum of small efforts, repeated day in and day out. - Sukses merupakan kumpulan dari tindakan-tindakan sederhana, diulang terus setiap hari." Kata Robert Collier, penulis buku terlaris.
 
Itulah beberapa inti pesan dalam surat-surat Zhuge Liang, yang ditujukan untuk anaknya agar ia mampu berpikir, bersikap dan bertindak lebih baik dari hari ke hari. Kita dapat menyerap pemikirannya untuk menjadi yang terbaik. Jika kita berhasil melakukan yang terbaik artinya kita akan semakin dekat dengan kehidupan yang kita inginkan, kehidupan yang indah.
__________________
*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best
seller.

Rahasia Untuk Selalu Bisa Memotivasi Diri Sendiri Setiap Waktu!


Rahasia Untuk Selalu Bisa Memotivasi Diri Sendiri Setiap Waktu!


Sahabat blog motivasi sukses, ada rahasia untuk selalu bisa memotivasi diri sendiri setaip saat, ingin tahu? baca artikel ini selengkapnya...

Motivation is a fire from within. If someone else tries to light that fire under you, chances are it will burn very briefly (STEPHEN R. COVEY)

Di setiap aktivitas yang akan diawali, motivasi sangat dibutuhkan karena selain akan meringankan beban yang dilalui, motivasi juga akan meningkatkan semangat untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Dengan adanya motivasi, juga akan menghilangkan kejenuhan, kerja yang monoton, kerja asal-asalan atau kerja karena terpaksa.
Motivasi akan membuat seseorang benar-benar enjoy dengan pekerjaan yang dikerjakan. Kerja tidak lagi sebagai beban/kewajiban tetapi adalah merupakan hobi atau kesenangan sehingga hasil yang dicapai dari waktu ke waktu selain kualitasnya meningkat, kuantitasnya juga mengalami hal yang sama.

Agar setiap saat senantiasa termotivasi dengan pekerjaan, ada beberapa komponen yang harus Anda miliki, antara lain:

• VISION. Visi bisa juga dikatakan APA yang ingin dicapai di masa mendatang. Misalnya : dalam waktu 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahun ke depan APA yang didambakan ? Tidaklah logis, jika dalam 5 / 10 / 15 tahun ke depan, kondisinya sama dengan yang sekarang.

Kalau sekarang, misalnya masih memiliki jabatan salesman maka 5 tahun ke depan, logikanya (* minimal) telah menjadi Sales Supervisor / Sales Manager. Demikian seterusnya.

Vision without a task is only a dream. A task without a vision is but drudgery. But vision with a task is a dream fulfilled. With vision there is no room to be frightened. No reason for intimidation. It's time to march forward ! Let's be confident and positive! - CHARLES R. SWINDOLL


• PLAN. Maksudnya, Annda sebaiknya memiliki sebuah perencanaan yang jelas dan akurat serta bekerja sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Tanpa adanya perencanaan, selain hasil yang dicapai tidak akan optimal, tetapi juga tidak tertutup kemungkinannya bahwa apa yang akan dikerjakan lebih cenderung mengalami kegagalan.

Having no plan is like sailing the seven seas without a compass, digging a ditch without a shovel, or hunting for pirate's treasure without an 'x' marks the spot. Without one, you're better off heading down to the horse races and betting on the 'Win Three.' A plan helps keep you on schedule, makes it easier to recognize success and failure, helps pump you up when things aren't going so well, and most importantly, provides an essential focus - a beacon of light in an ocean full of treachery. In fact, a plan not only acts as your road map for success (a metaphor that's been beaten to death), it is your vehicle for prosperity, or if you prefer, your own personal prescription for greatness. PETER J. PATSULA

• SPIRIT. Apapun yang akan dikerjakan, awali dengan semangat. Logikanya, semakin semangat yang dikerjakan maka akan semakin ringan bebannya. Semakin ringan bebannya maka maka akan semakin banyak yang dihasilkan. Hasil yang diharapkan, bukan saja kuantitasnya meningkat tetapi juga diiringi dengan kualitas.

Nothing has any power if you're not afraid of it. You need to know your own truth. You aren't what you think you are. RICHARD SCHWARTZ


• HARD WORK. Pada hakekatnya, tidak ada orang yang bodoh. Yang ada itu, adalah orang yang malas. Kemalasan adalah salah satu faktor yang menyebabkan / menghalangi keberhasilan diri seseorang. Alih-alih malas, hendaknya senantiasa kerja keras karena semakin banyak yang dikerjakan maka akan semakin banyak yang didapatkan (* pengalaman). Semakin banyak yang didapatkan maka akan semakin banyak pula peluang / kesempatan untuk meraih kesuksesan.

Keep your dreams alive. Understand to achieve anything requires faith and belief in yourself, vision, hard work, determination and dedication. Remember all things are possible for those who believe. GAIL DEVERS
.

• LEARNING. Hidup adalah proses pembelajaran. Oleh karena itu, selalulah belajar. Jangan merasa sudah pintar, sudah berpengalaman atau sudah tua sehingga tidak perlu lagi belajar. Semakin banyak yang dipelajari maka akan semakin banyak diketahui. Semakin banyak yang diketahui maka akan semakin lempang jalan menuju kesuksesan.

Learning is a treasure that will follow its owner everywhere. CHINESE PROVERB

• IDEA. Jika ada ide-ide baru, segera diabadikan dalam agenda pribadi. Hari ini, mungkin saja tidak bisa bermanfaat atau tidak tepat momennya untuk diaplikasikan. Tetapi keesokan harinya / lusa, bisa saja ini adalah terobosan-terobosan yang sangat inovatif. Jangan disepelekan ide apapun yang timbul, segera catat agar tidak sampai terlupakan atau hilang sia-sia.

The only force that can overcome an idea and a faith is another and better idea and faith, positively and fearlessly upheld. (Dorothy Thompson)

Selamat berjuang dan semoga sukses selalu !

Oleh : Peter Lim

Apa Makna Persahabatan Bagi Anda?


Apa Makna Persahabatan Bagi Anda?


Sahabat blog motivasi sukses yang luar biasa, beberapa saat yang lalu, saya menerima undangan dari Mayjen Bambang Suranto untuk memberi seminar motivasi di SESKOAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat) di Bandung, Jawa Barat. Karena acara akan berlangsung jam 10 pagi, maka pada pukul setengah enam pagi, saya pun bersiap-siap berangkat ke Bandung.

Ketika ke luar rumah, sopir sudah menyiapkan mobil yang sudah terisi dengan barang2. Karena satu dan lain hal, mobil yang tadinya akan digunakan harus diganti. Tidak membuang waktu, kami pun langsung memindahkan barang2 ke mobil pengganti dan segera berangkat.


Sekitar pukul 9.15 kami tiba di Kota Bandung. Saya, yang masih mengenakan sandal rumah, segera berkemas-kemas di mobil. Tapi... lho, mana sepatu saya?! Di tempat pemberhentian, kami segera sibuk mencarinya ke segala sudut mobil, tapi si sepatu tidak berkenan ditemukan juga.

"Pasti, ketinggalan di mobil yang pertama!" saya berkata dalam hati sambil menganalisa keadaan. "Padahal waktu seminar sudah mepet sekali. Dari kontak pertelpon, panitia dan peserta sudah lengkap dan siap menunggu kehadiran saya. Tidak mungkin saya pergi dahulu ke pertokoan sekarang. Lagipula, saya, asisten, dan sopir tidak terlalu mengenal jalan-jalan di Bandung. Apa yang harus saya lakukan?"
Segera saya melirik ke sepatu asisten saya. Setelah dicoba, ternyata ukuran sepatunya tidak cocok dengan kaki saya. Giliran berikutnya, sepatu si sopir menjadi sasaran dan ternyata juga tidak cocok.
Dalam kebingungan, saya teringat nama salah seorang sahabat saya yang tinggal di Bandung. Ia seorang pengusaha yang memproduksi sepatu dan sandal. Namanya, Felix Verguso (merek sepatu produksinya, sesuai namanya sendiri). Saya pun segera meneleponnya untuk meminta bantuan.

Percakapan di telepon, dan peristiwa yang terjadi setelahnya, berjalan sangat cepat. Menyadari situasi ‘genting', tanpa banyak basa basi, Felix segera membantu. Melalui anak buahnya, dikirimlah dua pasang sepatu ke tempat saya berada, lengkap dengan semir dan sikatnya. Saya coba, pilih, dan segera meluncur ke tempat seminar.

Ketika saya menanyakan harga yang harus ditebus, Felix dengan halus menolak. "Masa seorang Andrie Wongso, yang saya kenal dengan baik, harus bayar?" demikian katanya.

Berkat bantuannya, saya bisa tampil dengan layak dan penuh percaya diri, seperti biasanya. Sungguh bantuan yang sangat berharga dari seorang sahabat. Felix, thanks berat sobat!

Blog Motivasi Sukses,
Arti persahabatan itu sangat penting! Di dalam kehidupan ini, kita tidak bisa hidup sendiri. Kita perlu memiliki sahabat. Apalagi saat kita berada dalam kesulitan atau perlu bantuan, tentu sahabat bisa kita andalkan.

Tetapi, seperti yang selalu saya katakan, yang lebih penting adalah kita bisa menjadi sahabat bagi orang lain. Lakukanlah kebajikan dan kebaikan sedikitnya satu kali sehari. Juga, bersikaplah terbuka; siap membantu orang lain! Saya melakukan hal-hal ini setiap hari dan peristiwa luar biasa ini menguatkan saya untuk terus melakukannya. Bagaimana dengan teman-teman?

Oleh : Andrie Wongso

Tempat Berguru Petani dan Peternak Sapi


Tempat Berguru Petani dan Peternak Sapi


Sahabat blog motivasi sukses, ada sebuah kisah yang patut anda simak, asal petani punya tekad kuat dan berani mengubah pola penggunaan pupuk dari anorganik ke organik, niscaya hasilnya jauh lebih memuaskan. Selain ramah lingkungan, biaya pertanian yang menggunakan pupuk/pestisida organik jauh lebih hemat ketimbang menggunakan pupuk kimia. Subsidi pemerintah terhadap pengadaan pupuk akan berkurang.

Bermodal tekad inilah, Danto Pramonosidi merintis pertanian organik, dipadukan dengan peternakan dan pembibitan sapi. Dari Peternakan Sapi/Lembu An-Nuur di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang dia bangun tahun 2001, Danto mencoba mewujudkan impiannya, melepaskan belenggu bahan kimia dari pertanian.


”Tahun 1999 saya pensiun dini sebagai kontraktor di sebuah BUMN karena diminta orangtua pulang ke kampung. Mulai saat itu saya berpikir bagaimana meningkatkan sumber daya manusia pedesaan agar bisa sejahtera lahir dan batin,” ujarnya.

Dia sempat terjun sendiri, berkutat di kandang sapi di lahan seluas 2.000 meter persegi, mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik dan urine sapi menjadi pestisida organik. lalu berkuliah untuk menambah ilmu tentang lingkungan.

Hasilnya tidak sia-sia. Tahun 2005 Danto menemukan model peternakan sapi terpadu dengan pertanian dan sarat dengan kewirausahaan. Tak hanya memproduksi pupuk dan pestisida organik, Danto juga memberikan contoh kepada peternak sapi cara mengelola kandang sapi yang bebas polusi.

Merasakan manfaat besar dari peternakan dan pertanian terpadu itu, Danto pun berbagi ilmu dengan para petani, peternak sapi, penyuluh pertanian, termasuk para mahasiswa.

Menularkan model

Sejak 2005 ia mendirikan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan (P4S) serta membuka program magang bagi petani dan mahasiswa. Berbagai pengalaman, mulai dari beternak sapi hingga ke pembibitan sapi, mengelola kotoran sapi padat dan cair menjadi pupuk dan pestisida, serta menggunakan pupuk dan pestisida organik ke lahan pertanian padi sehingga menghasilkan produk pertanian organik, ditularkannya. Ia juga mengajarkan bagaimana kotoran sapi diolah menjadi biogas.

Dimulai dari kelompok tani di desanya, Danto menularkan model peternakan dan pertanian terpadu hingga ke Kabupaten Sukoharjo. Ratusan petani berbagai kelompok tani dari Kabupaten Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Wonogiri, Boyolali, Klaten, dan daerah-daerah lainnya di Jateng, Padang, dan Lombok, pernah magang di P4S.

”Biasanya mereka yang menentukan waktu magang. Materinya juga tergantung permintaan yang mau magang. Paling banyak pertanian dan peternakan. Ada juga yang tertarik kewirausahaan,” ujarnya.

Didukung petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Sukoharjo serta sejumlah dosen di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dan Universitas Islam Batik Surakarta, hingga kini Danto menyelenggarakan program magang dan pendidikan, memperkenalkan pupuk dan pestisida organik, meyakinkan petani untuk beralih ke pertanian organik.

Kandang bebas polusi

Pada awal memulai peternakan sapi, kotoran sapi (letong) hanya ditumpuk dan dikumpulkan di kandang sehingga sering diprotes tetangga. Mengatasi polusi dari peternakan sapi, tahun 2002 Danto memutuskan kuliah di Program Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dari sini dia mendapatkan ilmu beternak sapi yang ramah lingkungan.

Sejak tahun 2003 ia menerapkan pola peternakan dan pembibitan sapi dengan lingkungan yang bersih, bebas polusi. Hasilnya, dari 7 sapi betina, kini ia memiliki 42 ekor sapi.

Dia juga mulai mengolah kotoran sapi menjadi pupuk padat dan cair serta mengolah urine menjadi pestisida. Hasilnya digunakan di lahan sawah sekitar 1,9 hektar. ”Saya mencoba pupuk dan pestisida organik di sawah sendiri. Menghilangkan sisa-sisa kimia memang tidak secepat itu. Untuk mencapai mutu panen yang sama dengan pupuk kimia, setidaknya harus melewati enam kali panen,” ujarnya.

Berkat ketabahannya, lahan pertaniannya pun bebas dari bahan kimia. Beras organik di pasaran dijual sekitar Rp 8.000 per kilogram, sedangkan harga beras biasa hanya sekitar Rp 6.000 per kilogram.

Sejak tahun 2005 Danto mulai memperkenalkan model peternakan dan pertanian terpadu ini. Ia juga memproduksi pupuk organik dan pestisida cair, yang diberi nama Ursa Plus.

Untuk meyakinkan petani meninggalkan pupuk dan pestisida kimia dan beralih menggunakan pupuk dan pestisida organik, Danto bekerja sama dengan sejumlah kelompok tani di Sukoharjo menerapkan pertanian organik.

Awalnya memang tidak mudah mengajak petani beralih ke pupuk organik. Selama dua tahun lebih hanya beberapa petani yang tertarik menggunakan pupuk dan pestisida organik, itu pun belum 100 persen. Namun, Danto dan sejumlah pemimpin kelompok tani tak menyerah.

Petani terus diyakinkan walau membutuhkan waktu lima hingga enam kali panen untuk menghilangkan sisa-sisa kimia dari lahan pertanian. Alhasil, tahun 2008 petani mulai melirik pupuk organik. Kendati masih mencampur dengan pupuk kimia, sejumlah kelompok tani di Sukoharjo secara bertahap menggunakan pupuk dan pestisida organik. Pada masa tanam tahun 2009 beberapa petani yang pernah magang di tempatnya, memutuskan berhenti menggunakan pupuk dan pestisida kimia.

Lebih dari lima tahun menggeluti peternakan dan pertanian terpadu membuat Danto memiliki impian ”mengindonesiakan sapi”. Model peternakan sapi terpadu ini kelak bisa mencukupi kebutuhan daging sapi di dalam negeri, dan bahkan bisa mengekspor sapi ke luar negeri.

Oleh : Sonya Hellen Sinombor


Maju Terus dan Berani Gagal

Monday, December 21, 2009

Maju Terus dan Berani Gagal


PERNYATAAN John. F. Kennedy ini saya yakini kebenarannya. Itu bukan sekedar retorika, tetapi memang sudah terbukti dalam perjalanan hidup saya. Gagal total itulah awal karier bisnis saya.

Pada akhir 1981, saya merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan. Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya kemudian mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.


Bisnis tersebut saya jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi peminat - hanya 2 orang - sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama dapat membuka cabang di ratusan kota, dan menjadi lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia.

Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan itu adalah sebuah kata yang tidak begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses dari pada melihat orang yang gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.

Maka, bila Anda seorang entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha, maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan berharap pula orang di sekitar anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.

Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap juga semua sahabat masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda akan mendapat dukungan moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang akan meminjami uang sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman selanjutnya.

Mengapa saya melukiskan gambaran yang begitu buruk bagi seorang entrepreneur yang gagal? Begitulah masyarakat kita, cenderung memuji yang sukses dan menang. Sebaliknya, menghujat yang kalah dan gagal. Kita sebaiknya mengubah budaya seperti itu, dan memberikan kesempatan kepada setiap orang pada peluang yang kedua.

Menurut pengalaman saya, apabila orang gagal, maka tidak ada gunanya murung dan memikirkan kegagalannya. Tetapi perlu mencari penyebabnya. Dan justru kita harus lebih tertantang lagi dengan usaha yang sedang kita jalani yang mengalami kegagalan itu. Saya sendiri lebih suka mempergunakan kegagalan atau pengalaman negatif itu untuk menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.

Sudah tentu, kasus kegagalan dalam bisnis maupun dunia kerja, saat krisis ekonomi kian merebak dan bertambah. Ribuan orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kehilangan mata pencahariannya. Sungguh ironis, seperti halnya kita, suka atau tidak suka, setiap manusia pasti akan mengalami berbagai masalah, bahkan mungkin penderitaan.

Bagi seorang entrepreneur, sebaiknya jangan sampai terpuruk dengan kondisi dan suasana seperti itu. Kita harus berani menghadapi kegagalan, dan ambil saja hikmahnya (kejadian dibalik itu). Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan kita, serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Untuk mengajarkan kita menjadi gagah, tatkala lemah. Menjadi berani ketika kita takut. Itu sebabnya mengapa saya juga sepakat dengan pendapat Richard Gere, aktor terkemuka Hollywood, yang mengatakan bahwa kegagalan itu penting bagi karier siapapun.

Mengapa demikian? Karena selama ini banyak orang membuat kesalahan sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Justru sebaliknya, kita seharusnya menganggap kegagalan itu dapat mendatangkan hasil. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan.

Ada beberapa sebab dari kegagalan itu sendiri. Pertama, kita ini sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah. Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita. Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu, bahwa kita ini dilahirkan dengan nasib buruk. Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau atau tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.

Dengan mengetahui sebab kegagalan itu, tentunya akan membuat kita yakin untuk bisa mengatasinya. Bila kita mengalami sembilan dari sepuluh hal yang kita lakukan menemui kegagalan, maka sebaiknya kia bekerja sepuluh kali lebih giat. Dengan memiliki sikap dan pemikiran semacam itu, maka akan tetap menjadikan kita sebagai sosok entrepreneur yang selalu optimis akan masa depan. Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.


Purdi E Chandra


Fokuslah Maka Impian Kesuksesan Sangat Dekat dan Semakin Nyata


Fokuslah Maka Impian Kesuksesan Sangat Dekat dan Semakin Nyata

Setiap manusia bisa menjadi sukses karena sukses itu adalah pilihan untuk kita. Banyak orang yang menginginkan sukses namun tidak banyak orang yang benar-benar bertindak untuk sukses. Diantara mereka yang belum berani bertindak ternyata mereka memiliki kesulitan untuk focus dalam bertindak.

Oleh karena itu mari kita renungkan sejenak, bagaimana kita mengarahkan focus sehingga itu sangat berguna untuk mencapai kesuksesan yang kita impikan.

Fokus membutuhkan tujuan
Bukan focus jika tidak ada tujuan. Oleh karenanya mulai hari ini, tentukan tujuan kesuksesan yang anda tujuan dengan lebih spesifik. Apakah anda ingin sukses dalambentuk mobil pribadi yang baru apakah anda menginginkan sukses itu dalam bentuk Rumah atau jabatan atau apapun yang dapat anda impikan secara jelas dan nyata. Jika tujuan anda belum jelas maka perjelaslah. Karena bola hanya dapat disarangkan menuju gawang menuju GOL jika gawangnya sudah ada.

Fokus membutuhkan keberanian

Untuk mencapai focus membutuhkan keberanian. Karena keberanian ini yang menghasilkan tindakan. Lantas bagaimana keberanian ini dapat dihasilkan?

Diantara cara untuk mencapai keberanian adalah setelah anda mengetahui tujuan. Dengan mengetahui tujuan maka dengan sendirinya keberanian itu akan datang. Karena tujuan menghasilkan motivasi anda untuk mencapainya dan motivasi akan menghasilkan keberanian anda untuk bekerja dan bertindak segera.

Fokus membutuhkan Waktu

Fokus membutuhkan waktu. Tidak ada yang instant dalam kesuksesan begitu pula kefokusan. Anda mungkin akan kehilangan waktu keluarga anda untuk sementara.Anda mungkin akan kehilangan waktu anda untuk bercanda. Namun ketika anda tidak menyisihkan waktu untuk focus dalam kesuksesan anda maka kesuksesan itu tidak pernah ada.

Fokus memiliki Godaan

Ketika anda focus pastinya godaan itu pasti ada. Godaan yang ada disamping anda. Godaan untuk sukses yang lebih dari anda rencanakan. Berhati-hatilah banyak orang yang kehilangan kefokusan karena godaan. Tak jarang dari para pekerja yang kehilangan focus nya untuk mencapai level manajer karena gaji yang tak seberapa di perusahaan yang lainnya, padahal di perusahaan tersebut dia pun harus merintis ulang fokusnya dari bawah. Tak sedikit pula para pebisnis yang belum mencapai kesuksesannya kemudian beralih ke bisnis lainnya karena tergiur dengan euphoria kesuksesan bisnis yang belum dia ketahuinya. Mereka menjual impian dan kefokusan yang telah dibangun untuk euphoria bisnis sesaat. Berhati-hatilah karena kebanyakan godaan ini yang menghancurkan focus kesuksesan anda. Jika ketika anda sudah focus dalamtujuan anda sekarang kemudian anda mendapatkan godaan dari sang Penggoda ,maka renungkan sejenak apakah kita sudah siap untuk menghancurkan semua focus dan rencana yang telah kita curahkan hanya untuk mendapatkan impian dan kesuksesan baru yang ditawarkan sang Penggoda tersebut.

Fokus memiliki Pengorbanan

Kesuksesan membutuhkan pengorbanan. Dan focus sebagai tool awal untuk sukses pun juga memiliki pengorbanan. Tidak sekedar waktu, dan konsentrasi fikiran semata yang kita korbankan. Namun juga keikhlasan untuk kehilangan sejenak impian-impian lainnya dari fikiran kita dari impian yang sudah kita rencanakan. Jangan sampai impian lain di dalam fikiran membuyarkan kefokusan yang sudah kita rencanakan. Ikhlaskan semua. Sehingga kita semakin focus kepada impian yang telah kita rencanakan.

Sahabat blog motivasi sukses,

Kefokusan begitu sederhana. Yang kita butuhkan hanyalah konsentrasi penuh kepada tujuan kita. Sehingga kita berdoa ,bekerja dan kemudian berdoa kembali agar tujuan tersebut dapat kita raih. Sesederhana itu kefokusan. Sedangkan hal yang tadi dipaparkan adalah cara untuk membangkitkan kefokusan dari dalamdiri kita sendiri. Karena kefokusan berasal dari dalam diri maka semua kendali ada di hati dan fikiran kita masing-masing. Ketika focus kita hancur dan impian kita tidak berhasil didapatkan maka sadarilah bukan orang lain yang menghancurkan focus kita,namun kitalah yang tergoda untuk menghancurkan focus kita sendiri, karena focus itu berasal dari diri kita dan bukan dari orang lain.

Semoga tulisan sederhana ini memberikan banyak manfaat untuk kita semua.
Selamat berakhir pekan dan Salam berbagi senantiasa dari saya, Iwan Ketan.

A.Setiawan
Keep on Smile to Face the World
Life Learner,Trainer & Motivator

Rahasia Menyelesaikan Masalah Secara Efektif


Rahasia Menyelesaikan Masalah Secara Efektif


Sahabat blog motivasi sukses, si Budi, karyawan sebuah perusahaan manufaktur elektronik baru saja mendapatkan promosi kenaikan golongan tahun ini. Tadinya, hanya seorang “Assiten supervisor”, kini menjadi “Supervisor penuh”. Masa kerjanya sudah lebih dari dua tahun dan kinerjanya yang baik, cukup menjadi alasan mengapa si Manajer memberikan “bonus” berupaka kenaikan golongan di tahun ini.
Tetapi, bukan berarti si Budi bisa berleha-leha. Ada banyak project yang dilimpahkan kepadanya, bahkan bulan depan ia telah ditunjuk sebagai “project leader” untuk sebuah proyek peningkatan kualitas produk.

Nah, disinilah Budi mengalami beberapa hambatan. Ia tadinya berfikir bahwa menjadi “project leader” hanya perlu komunikasi dan komunikasi. Oh ! Ternyata tidak, banyak hal dilapangan yang tidak sesuai dengan perencanaan yang dibuat bersama tim. Ia harus merumuskan kembali, menganalisa masalah, memperbaiki dan membuat terobosan-terobosan baru.
Haiiya…! Dan, Budi berhasil.
Apa kuncinya? Budi menggunakan pendekatan P-D-C-A sebagai proses penyelesaian masalah. Dalam bahasa pengendalian kualitas, P-D-C-A dapat diartikan sebagai proses penyelesaian dan pengendalian masalah dengan pola runtun dan sistematis. Secara ringkas, ia berarti:
1. P (PLAN = Rencanakan)
Artinya merencanakan SASARAN (GOAL=TUJUAN) dan PROSES apa yang dibutuhkan untuk menentukan hasil yang sesuai dengan SPESIFIKASI tujuan yang ditetapkan. PLAN ini harus diterjemahkan secara detil dan per sub-sistem.
2. D (DO= Kerjakan)
Artinya MELAKUKAN perencanaan PROSES yang telah ditetapkan sebelumnya. Ukuran-ukuran proses ini juga telah ditetapkan dalam tahap PLAN.
3. C (CHECK=Evaluasi)
Artinya melakukan evaluasi terhadap SASARAN dan PROSES serta melaporkan apa saja hasilnya.
4. A (ACT = Menindaklanjuti)
Artinya melakukan evaluasi total terhadap hasil SASARAN dan PROSES dan menindaklanjuti dengan perbaikan-perbaikan. Proses ACT ini sangat penting artinya sebelum kita melangkah lebih jauh ke proses perbaikan selanjutnya.
Nah, bagaimana dengan Anda, apakah di perusahaan Anda sudah melakukan hal yang serupa? Selain PDCA, masih banyak lagi problem solving process method yang lain.

Oleh: Nurhadi